Followers

Visitor

Archive for Mei 2014

[Cuma Info] SURVIVAL GUIDES

Rabu, 28 Mei 2014
Posted by 7
 lagi bingung mau nge post apaan. soalnya cerbung nya lagi OTW nih hehe... dan cerpen nya lagi OTW juga ahaha... jadi sambill nunggu Cerpen dan Cerbung nya selesai, mending kita baca dulu GUIDE yang aku kutip dari Creepypasta.wikia ini. yuuuk bacaa... :P

1.Cermin dan kegelapan tidak bisa bersatu.

2.Sebenarnya cermin adalah benda umum yang PALING JAHAT di dunia creepypasta. Tidak ada yang lebih jahat.

3.Jika Anda melihat sesuatu yang orang lain tidak dapat melihat atau menjawab pertanyaan yang yang salah kepada orang aneh, kesempatan untuk bertahan hidup anda menghilang.

4.Jika Anda sendirian pada malam hari di rumah sakit jiwa yang menyeramkan, luangkan waktu untuk memikirkan apa yang telah Anda lakukan di sana. kemudian, jika cocok untuk melakukannya, pergilah.

5.Hindari pergi ke tempat-tempat di mana orang lain yang pergi ke sana tidak pernah kembali atau mati entah kenapa.

6.Jika seseorang memberhentikan kendaraan Anda di malam hari dan meminta untuk ikut dengan Anda, tolaklah dengan sopan.

7.Membunuh adalah metode terakhir untuk bertahan hidup. 

8.Milikilah pistol sederhana 38 revolver. Isi pistol itu dengan 2 peluru perak. Jika Anda benar-benar merasa tidak ada kesempatan untuk keluar dari situasi dengan selamat, tembaklah satu kali kepada siapapun yang mengancam Anda. Jika tidak berhasil , Anda masih memiliki kesempatan terakhir untuk menjadi pahlawan tragis (bunuh diri ).

9.Area 51 terlalu ketat untuk dimasuki seseorang atau pun alien.

10.Ketika pergi ke sebuah hotel, cobalah untuk menghindari daerah-daerah yang tidak jelas.

11.Ketika memesan kamar hotel, ceklah dengan seksama apakah ada peristiwa pembunuhan, orang mati, bangun di mulut neraka. Surat kabar lokal juga dapat membantu.

12.Tahanlah diri Anda untuk melakukan: Memanggil setan, berbicara bahasa aneh, atau melakukan ritual apapun dianggap berbahaya. Terutama di sekitar gudang yang ditinggalkan, gereja-gereja, rumah sakit jiwa, hutan, atau di depan cermin pada malam hari.

13.Ketika pergi ke daerah baru, pemahaman tentang lingkungan merupakan kunci untuk kelangsungan hidup. Bertanya-tanyalah tentang tempat terkutuk, legenda, bahaya, dan lainnya. Dengarkan nasihat masyarakat lokal, dan jangan takut untuk bertanya jika Anda tidak yakin.

14.Selalula membawa Alkitab atau kitab suci di samping tempat tidur Anda. Benda itu benar-benar berat & efektif untuk melempari musuh (Jika tidak diperbolehkan, cukup dengan buku-buku Twilight atau lainnya).

15.Jangan mengandalkan air suci. Belilah sebotol asam sulfat dan sucikanlah air itu. Lebih efektif daripada air suci.

16.Imam Jepang menyucikan kamar dengan menggunakan pedang katana. Ritual mereka 100 % efektif dalam menanggulangi setan non-gaib.

17.Jika Anda menemukan 666 pesan di ponsel Anda, gantilah nomor Anda secepat mungkin.

18.Jika Anda diharuskan untuk menandatangani sebuah kertas dengan darah, Anda tidak perlu menandatanganinya. Semua perusahaan resmi pasti akan menerima kontrak yang ditandatangani dengan tinta. Apalagi jika yang ditawarkan tampak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

19.Mercusuar itu berbahaya. Hindari itu sebisa mungkin. Jika Anda bekerja di mercusuar, ambilah asuransi pekerjaan. Apakah Anda pernah membaca Three Skeleton Key ?

20.Tidak ada alasan yang cukup untuk mendengarkan musik yang dapat menyebabkan kecenderungan bunuh diri….

21.... atau untuk menonton film-film yang aneh/ berkonsekuensi besar ..

22.Hindari tempat yang tak tersentuh, terpencil, rahasia di gedung-gedung tua karena suatu alasan.

23.Sebelum Anda mulai berenang di perairan es yang dingin dan keruh di tengah hutan yang gelap pada tengah malam, tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda benar-benar ingin melakukan perjalanan ke sebuah kota kuno yang menakutkan? Jika jawabannya adalah "tidak", maka lebih baik tinggal di rumah sebagai gantinya, dan menonton program berkualitas apa pun yang tersedia di TV.

24.Pada ulang tahunnya yang ke-33 Anda, cobalah untuk merayakan di sebuah rumah yang cukup terang dengan orang banyak.

25.Menonton TV statis untuk waktu yang lama mungkin berbahaya bagi kesehatan Anda. Cobalah TV satelit atau Freeview untuk memerangi masalah ini. Netflix dan Internet streaming juga efektif.

26.Keselamatan adalah jumlah. Jika Anda sedikit terlalu panik, ajak beberapa teman dan ambil semua senjata api untuk menjelajahi daerah yang belum dikenal.

27.Tempat makam adalah tempat yang buruk untuk dikunjungi, terutama dalam kondisi berkabut dan pada Halloween.

28.Cobalah untuk tidak menutup mata Anda terlalu lama (kecuali tidur). Jika Anda harus melakukannya, lakukanlah sebentar. Jika ada sesuatu yang pindah dari lokasi aslinya saat Anda berkedip, disarankan Anda tidak berkedip lagi sampai Anda telah berurusan dengan benda itu. Membakarnya adalah metode terbaik.

29.Jika Anda pernah menemukan rekaman yang tidak ditandai yang berisi ekstensi file" Avi", bahkan jika itu acara anak favorit Anda, jangan, dalam keadaan apapun, menonton rekaman itu. 

30.Jika Anda mendengar nyanyian di malam hari, jalanlah sampai Anda berada di luar jangkauan pendengaran.


[CERPEN] The wolf that fell in love with little red riding hood

Kamis, 15 Mei 2014
Posted by 7



(inspirasi lagu Rin and Len Kagamine – the wolf that fell in love with little red riding hood)

Author : Rizky Lazuardi



“hoaaaaaam…” gua menguap. Entah kenapa akhir-akhir ini gua jadi sering banget  ngantuk. Kalo tidur kemaleman, gua biasa tidur jam 10.. itu belom malem banget kan??
                Saat itu masih jam 2.50 siang. 10 menit lagi menuju bel pulang sekolah. Gua mulai berdoa biar 10 menit itu terasa 1 detik. Yah mulai mengada-ngada.
                Bener aja, Doa gua terkabul. Bel pulang pun berbunyi. Ternyata jam gua kelambatan 10 menit. Hehe… gua pun langsung membereskan buku-buku pelajaran dan gua masukkan ke dalam tas, lalu bergegas pulang.
                Gua pulang dengan berjalan kaki. Rumah gua gak deket-deket banget sih sama sekolah, cuman yaa biar pengen sehat, makanya gua jalan kaki. Gua melewati jalan di samping sekolah. Jalan itu banyak pohon-pohonnya, sehingga asri banget dan enak buat jalan kaki. Makanya gua demen lewat situ.  Dan, sepi banget, saking sepi nya, gak ada orang yang mau lewat sana (?).
kecuali, ada seorang cewek yang tiap hari lewat dengan hoodie merah tiap pulang sekolah. Entah dia baru pulang sekolah atau baru…. Ah sudahlah. tapi kayaknya dia cewek baik-baik kok. Dia selalu pulang sendirian.
Kebetulan, gua ngeliat cewek itu lagi. Gua pun mulai mengintai layaknya  serigala yang lagi mengincar mangsanya. Sembunyi di balik pohon, guling-guling di rumputan, meringis kesakitan gara-gara nginjek sarang semut, dan digigit. Dan akhirnya, gua kehilangan jejak nya. Dia emang cepet banget ngilangnya. “lain kali harus bisa kekejer nih!” tekad gua dalam hati.
Besoknya, sepulang sekolah, gua menunggu dibalik salah satu pohon besar di jalan itu. Menunggu cewek ber hoodie merah itu lewat lagi. Bener aja, dia lewat. Lalu gua mengendap-endap lagi mengikutinya. Tapi, *gedubriak* gua kesandung akar gede, dan jatoh dengan dramatis. Penyamaran gua gagal. Sontak  Cewek itu kaget dan menoleh ke belakang, lalu dia berlari-lari kecil. Gua pun berusaha mengejar nya. Tiba-tiba, sesuatu jatuh dari tas nya. Handphone nya. Lalu gua berlari kearah jatohnya handphone itu, dan mengambilnya. Gua pun berusaha mengejarnya lagi sambil mengacung-acungkan handphone nya, memberitahu kalo handphone dia jatoh.
“MBAK!! HAPE MU JATOH!” teriak gua. Tapi dia malah berlari tambah kenceng, tambah kuenceng, semakin kuuenceng, dan hilang. “terus mau gua apain nih hape??” pikir gua dalam hati
Malam hari nya, gua coba membuka handphone tersebut. Gua pun lansgung kaget.
“i.. i.. ini.. hape.. nya.. yu.. yu.. yupi..!!” ucap gua terbata-bata setelah kaget melihat gambar di lockscreen nya. “jadi, cewek berhoodie merah itu, cewek yang gua kejer itu, yupi??!!” yap. Yupi, Murid dari SMK di sebelah SMA gua. Dan juga merupakan member dari JKT48. Dan dia oshi gua.
“OH MY GOD! YAAMPUN! WHAT THE HELL!! WHAT THE blablabla…” karena masih kaget, kata-kata mutiara pun keluar semua. Gua pun mencoba iseng, membuka hape nya. Tapi iseng gua tertunda setelah melihat beberapa catatannya. Kayaknya sih catatan harian dia
“selasa, 20 maret
Duuuuh… ngeri banget! Bayangan hitam mirip serigala itu makin deket aja! Takuuuut ><”
“jadi selama ini, gua dikira hantu lokal??” pikir gua dalam hati. Gua pun bertekad, besok gua harus mengembalikan handphone ini ke pemiliknya..
Besoknya, setelah pulang sekolah, gua langsung menuju jalan disamping sekolah, tnapa bersembunyi. Gak lama, cewek berhoodie merah alias yupi keluar. Langsung dia kaget dan meminta ampun segala macem.
“aduh, ampuun monster serigala, aku gak ngapa-ngapain kok! Plis jangan apa-apain aku! Aku masih pengen hidup!” seru yupi.
“monster serigala?? heh heh mbak. Gua bukan serigala, gua manusia. Gua disini gak mau ngapa-ngapain. Gua kesini cuman mau ngembali’in hape lo. Nih kemaren  jatoh” gua pun lansgung mengembalikkan hapenya.
“ah! Makasih tuhaaaan… hape ku kembaliii… ehm makasih ya udah nemuin hape ku… maaf udah berpikir yang aneh aneh…”
“yaa gak papa kok… wajar aja soalnya kan disini emang suasananya creepy banget” ketus gua “ya udah, gua langsung pulang aja ye”
                “eh tunggu! Nama kamu siapa??”
                “lo gak perlu tau siapa gua. Gua Cuma fans doang. Gua gak mau lo di keluarin dari JKT48 cuman gara-gara gua…”
“kenapa?”
“jangan lupain Peraturan mu di JKT48! Itu aja…” gua pun langsung meninggal kan Yupi begitu aja. tapi, gua masih ingin melihatnya, makanya gua cepet-cepetan ngumpet di belakang pohon yang agak rindang. Gak lama, Dia pun lewat. Gua pun memerhatikannya agak lama. karena kelamaan jongkok di belakang pohon, kaki gua kram. Gua pun memalingkan pandangan gua sambil meringis kesakitan. Setelah agak mendingan, gua pun ingin melanjutkan memandangi nya lagi, namun dia udah menghilang begitu aja. “lagi-lagi Cuma bisa ngomong sedikit… besok harus bisa ngobrol nih!” tekad gua.
                Besok nya, gua ngumpet lagi di balik pohon. “pasti dia lewat sini lagi!” seru gua. Bener aja, dia lewat lagi. Tapi, dia kelihatan seperti mencari-cari sesuatu. Apakah dia mencari gua?
                Gak lama, dia melihat ke arah pohon tempat gua ngumpet. Sepertinya dia udah menemukan persembunyian gua. Tapi, dia gak mendekat ke arah gua. Dia diem aja.
“kalo gak mau keluar gak papa kok. Sekalipun kita gak bisa mengobrol, sekalipun kita gak bisa ketemu, gak papa kok. Aku seneng udah bisa ketemu kamu kemarin” lalu ia berpaling, dan berjalan pulang.
               
                Di rumah, gua pun mulai berpikir, apa yang di maksud oleh Yupi tadi siang. Dan gua berpikir juga, kenapa gua jadi sering memerhatikannya, gak seperti biasanya. Apakah gua jatuh cinta ama dia? Ah gak mungkin deh kayanya. Gua masih tau diri kok. Gua Cuma fans. Bagaimana pun juga, akhirnya tetep aja sama. Terhalang ama peraturannya.
               
                Besok nya di sekolah, sambil menaruh dagu di meja bangku, gua mulai bergumam gak jelas…
“gua pengen ketemu lo lagi… gua pengen bilang yang sejujurnya…
Lo yang lucu…
Dan gua yang berani…
Pasti bakal ketemu dan bisa bersama sampe akhir…” dan tiba-tiba…
“dor!!!” temen gua menarik kursi gua sehingga gua jatuh.
“ah kampret lo sialan!!” gua pun membalas nya dengan melemparinya dengan pulpen.
“lo kenapa ki? Delusi aja…”
“gak tau nih… masa iya gua jatuh cinta ama Yupi?”
“jatuh cinta? He ki… bangun woy! Dia ama lo itu derajatnya beda… sampe lo berdoa sama tuhan sekalipun, tetep aja… lo itu Cuma fans, dan dia itu member… percuma!”
Dan saat itu juga gua mulai sadar. Bener juga apa yang di katakan sama temen gua. Gua cuman fans, sedangkan dia itu seorang member. Seorang Idol.
Tapi,
Gua cinta sama dia. gua pengen bisa bersama nya. Tapi, gua gak bisa ngelakuin itu semua. Gak peduli apa yang gua lakuin, apa yang gua doa’in sama tuhan, gua tetep Cuma seorang fans.

Jadi gua Cuma bisa menunggu, ngumpet di balik pohon itu. sampe dia bener-bener bisa gua dapetin. PASTI BISA!
-TAMAT-

[CERBUNG] IDOL IN MY SCHOOL Episode 2 “Mimpi yang Terwujud”

Sabtu, 10 Mei 2014
Posted by 7






               “haloo! Nama ku Shania Junianatha. Kalian boleh panggil aku Shania. Salam kenal dan mohon bantuannya ya teman-teman” seru anak baru itu. Yap! Shania adalah anak baru di sekolah gua. Dan dia adalah salah satu member JKT48 yang merupakan oshi gua. That’s so f***ing amazing! Rasanya mimpi gua selama ini terwujud!
                “nah Shania, silahkan kamu duduk di bangku yang kosong di sebelah sana” kata pak guru sambil menunjuk kearah bangku kosong sebelah gua. Seneng sih, tapi tetep jaga image dong ^^v
                Shania pun duduk di sebelah  gua. Belum ada yang berani membuka pembicaraan, sampai akhirnya Shania pun membuka pembicaraan.
                “halo, nama ku Shania. Namamu?” Tanya Shania sambil mengajak berjabat tangan.
                “kiky. Lengkapnya rizky lazuardi.” Ucap gua agak judes. Sambil menjabat tangan Shania. Handshake gratis. “dari sekolah mana??” Tanya gua.
                “hihi kepo deh… hihi” jawab Shania sambil tertawa kecil.
                “yaudah kalo gak mau di jawab.”
                “yaa maaf… kan Cuma bercanda. Jangan ngambek dong”
                Gua diem, gak menjawab.
                “jangan ngambeek doooong…”
                “ssst!” gua menyentuh bibir Shania layaknya sinetron dalam FTV “gua lagi ngedengerin guru lagi nerangin. Diem dulu bentar napa,”
                “oalaah… bilang doong..” lalu suasana menjadi hening karena mendengarkan guru nerangin materi pelajaran.
                Saat istirahat, tadinya gua pengen pergi ke kantin buat nge-jajan. Saat beranjak dari kursi, tangan gua ditarik oleh Shania, dan meminta gua untuk menajdi tour guide nya mengenai skeolah ini. Ya gua terima dong. Kapan lagi bisa jalan-jalan sama member :v
                Setelah sekitar 20 menitan gua sama Shania berkeliling, gua pun mengajak nya ke kantin. Kelaperan. Sama-sama kelaperan.
                “shan, lo mau apa?” Tanya gua sok-sokan mentraktir padahal dompet gua sendiri isi nya tinggal 3 lembar 10 ribuan.
                “ah gak usah ki. Ntar aja aku pesen sendiri aja” jawab Shania. Jawaban yang sebenernya gua harapkan biar duit gua gak cepet abiis. Tapi, apa boleh buat. Demi oshi.
                “hmmm… yaudah…” gua pun mulai menuju gerobak bakso yang keliatan daritadi gelisah nungguin gua mesen.
                “bang bakso 2 ye,” perintah gua ke abang-abang bakso yang tampang nya mirip yang kaya diiklan mi.
                “siap mas!” jawab si abang bakso. Gua pun kembali ke tempat dimana Shania duduk manis.
                “hayo! Mikirn siapaa..??” seru gua mengagetkan Shania.
                “ah… ngagetin aja” Shania kaget. “gak kok gak mikirin siapa-siapa..” jawab Shania.
                “ah masak?? Sorot matamu itu kayak lagi mikirin seseorang.. mikirin aku ye?”
                “ih geer amaat huuh”
                “biarin yeeek” tak lama si abang bakso datang dengan 2 bakso pesenan gua.
                “ini mas baksonya” kata si abang bakso.
                “yo makasih ye bang” seru gua.
                “ya mas” jawab si abang bakso lalu meninggalkan gua dan Shania.
                “kok kamu mesen 2 ki?” Tanya Shania.
                “yaa lo mau gak? Kalo gak ya gua makan 2-2 nya.” Tanya gua balik.
                “yaa mau sih… makasih ya ki”
                “iyee sama-sama” yes!!! Gift gua nyampe ke Shania tanpa halangan dari JOT. Gua pun akhirnya makan dan mengobrol bareng Shania. Mulai saat itulah kami mulai akrab.
                Sorenya, pulang dari sekolah. Sebenrnya sekolah udah mulai dipulangin dari siang tadi. Cuman karena gua anak OSIS, dan ada rapat OSIS mendadak, jadinya dengan terpaksa gua pulang terlambat. Gua pun mulai membereskan tas, dan lalu lekas pulang dengan sepeda lipat favorit gua.
                Sesampainya di gerbang, gua melihat sesosok cewek yang lagi gelisah, karena dari tadi belum dijemput. Dan dia adalah, Shania. Perfect timing!
                “belom pulang shan?” Tanya gua yang lagi-lagi ngagetin Shania.
                “eh.. haduuuh yaaampuuuun… ngagaetin aja dari tadi… iya nih, lagi nungguin taxi, soalnya papa gak bisa jemput. Kamu senidiri kenapa belum pulang?”
                “barusan abis rapat OSIS. Bahas lomba nanti. Mau bareng gak?”
                “apa?! Serius?!” jawab nya. Gua merasa gak enak nih…
                “ya tergantung sih…” jawab gua pasrah.
                “ya udah ayo! Keburu malem” Shania pun langsung naik di belakang gua. Guapun mengantar Shania ke rumah nya yang ternyata Cuma 3 blok sama kos-kosan gua. Dan bodohnya selama ini gua gak menyadari nya. Ya ampuuun…
                Malamnya, sehabis belajar, gua pun membuka twitter. Dan melihat tweet Shania yang menarik perhatian gua. Isinya :
                @shaniaJKT48  14 menit yang lalu
                Makasih ya, temen baru yang udah nganterin lagi. Kapan-kapan nganter lagi ya hehe :P

                Gua merasa tersindir…

BERSAMBUNG…

[CEBUNG] IDOL IN MY SCHOOL Episode 1 “Apa salahnya idoling?”



ini pertama kali nya gua buat cerita bersambung. semoga aja berlanjut sampe 100 episode amiiin...
apa bila ada yang salah, mohon kritik dan saran di kolom komentar ya v.v

 


                “I love you.. ‘njuu ‘njuu ‘njuu… tersenyumlah padaku.. bibir yang membuat ku menjadi terpikat” yaa begitulah kebiasaan gua pas jam kosong, nyanyi-nyanyi gaje, sambill menggambar Original Character Manga. Entah kenapa kebiasaan ini kok bisa muncul tanpa gua sadari, tapi kebiasaan ini udah menjadi kebiasaan yang seru juga bila dilakukan..
                Oh ya, gua lupa ngenalin diri gua. Nama gua Rizky Lazuardi, asli Surabaya. gua bersekolah di salah satu SMA favorit di Jakarta. Kenapa bisa?? Yaa… karena mencari ilmu gak harus berada di satu tempat kan? Tapi bukan Cuma itu alesan gua.. alesan gua kenapa gua sekolah di Jakarta, soalnya biar gua bisa nonton theater tanpa harus merogoh kocek yang banyak. Yap! Gua fans dari JKT48. Tapi, gua gak sefanatik fans-fans yang kayak biasanya. Gua Cuma sebatas mengagumi member nya, dan juga suka sama lagu-lagu nya karena easy listening banget, mensupport mereka. Ngedelusi’in juga sih.
                Disekolah, gua menjadi kaum minoritas. soalnya, yang ngefans ama JKT48 di sekolah gua masih bisa diitung pake jari. Jari kaki malah. Gua sering di olok-olok sama temen-temen yang lain. Yang wotalay lah, yang ini lah, yang itu lah, tapi gua tetep berusaha tegar, anjing menggonggong, kafilah berlalu. Mereka menggonggong, gua terus maju!
                *kriiiiing!!
                “oke anak-anak. Sebelum pulang, bapak beri tugas. Kerjakan halaman 32. Nah sekarang kalian boleh pulang”
                “ya elah… tugas.. PR… sampe kececeran…” keluh gua. Gua pun langsung membereskan tas, lalu pergi ke parkiran sepeda. Mengambil sepeda, Lalu lekas pulang..
                Sekitar 30 menitan, akhirnya sampailah di kost-kostan gua tersayang ini. Poster member, LS tergeletak gak karuan, sprei di ‘uwel-uwel’. Namanya juga kamar cowok. Biar berantakan, gua PeWe disana. Hawanya sering memberikan inspirasi dan ide-ide cemerlang. Kaya Fan-Fiction ini.. lah??
Lalu gua pun mengambil handuk, terus mandi..
                Malamnya, setelah menyelesaikan tugas, gua pun membuka laptop. Kenapa gua gak theateran? Bokek coy :D kalo gua theateran, gua besok jajan apaan xD laptop sudah nyala, kegiatan Idoling Rutin pun dilmulai!! Lalalala….
#nowplaying JKT48 – Heavy Rotation
 

“halo ini Shania. Mm… banngun doong…” alarm voice membangunkan gua yang ketiduran di depan laptop. Langsung aja gua ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu untuk sholat shubuh. Sekalipun ngidol, kewajiban jangan ditinggal reek :D setelah itu, gua lekas mandi, lalu berangkata ke sekolah. Beruntung, jarak sekolah dan kost-kostan deket. Yaa gak deket banget.
Setelah sampe sekolah, gua langsung menuju kantin, mau sarapan.
“mas, Infomie 2 jadi 1 piring ya mas!” teriak gua ke mas-mas kantin. Tanpa disadari, ada orang disebelah gua.
“eh ki, rugi lo gak theateran tadi malem!” seru orang itu.
“ah lo yo… males sob, kalo gua theateran, hari ini gua makan apa yo?” jawab gua. Itu temen gua, si Rio. Biasa gua panggil tiang basket, soalnya dia tinggi banget. Dan juga kapten tim basket di sekolah gua. Keren ye?
“shania cakep bener tadi malem” seru Rio lagi.
“jadi oshihen ke Shania nih?” goda gua.
“ya enggak lah… gua tetep sama Jeje coy… cuman kebetulan aja tadi malem liat Shania. Cakep bener ki”
“yaa udah… kan dia emang cakep,”
“eh, PR lo udah selesai?”
“udah…”
“gua liat dong, hehe..”
“seharusnya, pas lagi nonton itu, lo juga ngerjain PR nya… minta kasih tau member,”
“you don’t say… ya udah gua pinjem dulu ya! Gua ke kelas dulu”
“hnnng…” gua mengangguk”
Setelah menghabiskan sarapan, gua pun langsung mneuju kelas. Lagi asik-asiknya jalan kaki menikmati pemandangan, gua dihampiri ama cewek bermasker. Kayanya dia anak baru, cuman matanya mengingatkan gua sesuatu..
“eh mas! Mas!” panggilnya.
“iya ada apa mbak?” jawab gua.
“ruangan kantor kepala sekolah dimana ya?”
“eeto… ntar ini lewat luruuus, abis itu belok kanan, nyampe deh.”
“ooh… makasih ya mas!”
“iya sama-sama” cewek itu meninggalkan gua. Gua pun melanjutkan perjalanan ke barat. salah. Ke kelas.
*KRIIIIIIING!
Bel masuk berbunyi. Gua udah dikelas dari tadi yeeek…
“the boring’s day begin…” keluh gua. Pak guru masuk, tapi tidak seperti biasanya, dia membuka dengan pengumuman.
“anak-anak, hari ini kalian akan mendapatkan teman baru. Nak ayo masuk!” suruh bapak kepada seseirang di depan pintu. Matanya lagi-lalgi mengingatkan gua akan seseorang. Dan dia udah gak asing lagi. Kayaknya gua harus menarik kata-kata gua tentang “the Boring’s Day” itu. Soalnya anak baru itu adalah…

BERSAMBUNG…
Diberdayakan oleh Blogger.